Banjir Parigi Moutong Rendam 90 Rumah, Jalan Trans Sulawesi Terhambat
Intisari Berita (AI Summary)
Poin Kunci- Hujan deras di Parigi Moutong menyebabkan 90 rumah terendam akibat tanggul jebol
- Tidak ada korban jiwa, namun akses Jalan Trans Sulawesi terhambat
- Pemerintah kabupaten menyiapkan dana darurat dan meninjau ulang rencana tanggul
Parigi Moutong, Sulawesi Selatan, 27 September 2026 – Hujan deras yang melanda Parigi Moutong pada pagi hari menyebabkan 90 rumah terendam banjir akibat tanggul di wilayah tersebut jebol. Meskipun tidak ada korban jiwa, kejadian ini mengakibatkan akses ke Jalan Trans Sulawesi terhambat, menimbulkan kekhawatiran akan dampak ekonomi bagi penduduk setempat.
Tanggul yang jebol di Parigi Moutong, sebuah desa di Kecamatan Parigi Moutong, terbukti tidak mampu menahan volume air hujan yang tinggi. Menurut petugas dinas kebencanaan, curah hujan mencapai 200 mm dalam 24 jam, melebihi kapasitas tanggul yang sudah usang. Akibatnya, air menggenang di sekitar 90 rumah, sebagian besar pemiliknya tinggal di wilayah dataran rendah.
Kepala Desa Parigi Moutong, Bapak H. Suryadi, melaporkan bahwa selain menampung air, tanggul juga berfungsi sebagai penahan banjir di daerah ini. “Kami sudah mengajukan permohonan perbaikan tanggul ke dinas kabupaten, namun belum ada tindak lanjut yang konkret,” ujarnya. Sementara itu, petugas kepolisian dan penyelam setempat bekerja sama menyalurkan air melalui saluran tambahan, namun prosesnya memakan waktu karena kondisi jalan yang tersumbat.
Pemerintah kabupaten Sulawesi Selatan menegaskan akan menindaklanjuti kejadian ini dengan menyiapkan dana darurat dan meninjau ulang rencana pembangunan tanggul. Menteri Pembangunan Infrastruktur, Ibu Dewi Lestari, mengingatkan bahwa perbaikan infrastruktur harus diprioritaskan di daerah rawan banjir. Ia juga menegaskan bahwa koordinasi antara dinas kebencanaan, kepolisian, dan masyarakat sangat penting untuk mencegah tragedi serupa di masa depan.
Kepada warga Parigi Moutong, dinas kabupaten mengimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir berikutnya, khususnya selama musim hujan. Pemerintah juga akan memperkuat sistem peringatan dini dan meningkatkan kapasitas tanggul di wilayah strategis.
Dengan kondisi yang masih belum stabil, para pengelola infrastruktur di Sulawesi Selatan diharapkan dapat segera menindaklanjuti permintaan perbaikan tanggul agar mencegah kerugian lebih lanjut di masa mendatang.
Rekomendasi Pilihan Pembaca
Penawaran Spesial Terkait Topik IniHanduk Mandi Dewasa Jumbo 80x150 Bahan Microfiber Termurah
Bagaimana Tanggapan Anda?
Pilih reaksi Anda untuk memberikan umpan balik pada artikel ini.
Artikel ini digenerate secara otomatis oleh AI dan dipublikasikan pada 27 Sep 2026 19:01.
Lihat Sumber AsliKomentar
Tinggalkan Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!