Buruh Kembali Siapkan Demo, Menuntut RUU Ketenagakerjaan Dipenuhi
Intisari Berita (AI Summary)
Poin Kunci- KASBI menegaskan kesiapan demo jika tuntutan RUU tidak terpenuhi
- Rencana aksi melibatkan koordinasi serikat buruh lain dan logistik siap
- Pemerintah menegaskan komitmen dialog namun menolak menurunkan tuntutan
Buruh di Indonesia menegaskan kesiapan mereka untuk melanjutkan aksi unjuk rasa apabila 11 tuntutan yang disampaikan kepada DPR dalam RUU Pelindungan Ketenagakerjaan tidak terpenuhi.
KASBI (Kongres Buruh Indonesia) mengajukan serangkaian tuntutan, mulai dari upah yang adil, jaminan kesehatan, hingga perlindungan kerja bagi pekerja informal. Dalam pernyataannya, KASBI menegaskan bahwa tanpa respons positif dari DPR, aksi demonstrasi akan dilanjutkan.
Sementara itu, pemerintah menegaskan komitmennya untuk meninjau RUU tersebut, namun menekankan perlunya dialog konstruktif antara legislatif dan serikat buruh. KASBI menilai bahwa proses perundingan masih jauh dari memuaskan, sehingga mereka bersiap untuk mengekspresikan ketidakpuasan melalui aksi publik.
Meskipun belum ada jadwal resmi untuk demonstrasi berikutnya, KASBI mengumumkan kesiapan logistik dan koordinasi dengan serikat buruh lainnya. Mereka juga menegaskan bahwa aksi akan difokuskan pada isu-isu inti RUU, seperti hak cuti, perlindungan terhadap pekerja migran, dan kepastian kerja.
Jika RUU tidak disahkan dengan memperhatikan tuntutan buruh, KASBI menegaskan bahwa aksi unjuk rasa akan dilanjutkan, dengan harapan dapat menekan pemerintah agar kembali ke meja perundingan. Demikian kabar terbaru mengenai dinamika perdebatan antara buruh dan pemerintah terkait RUU Pelindungan Ketenagakerjaan.
Rekomendasi Pilihan Pembaca
Penawaran Spesial Terkait Topik IniBagaimana Tanggapan Anda?
Pilih reaksi Anda untuk memberikan umpan balik pada artikel ini.
Artikel ini digenerate secara otomatis oleh AI dan dipublikasikan pada 29 Sep 2026 23:01.
Lihat Sumber AsliKomentar
Tinggalkan Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!