🔥 Terkini Berita Utama Nasional Teknologi Ekonomi Hiburan Olahraga Info Loker Otomotif Tips dan Trik Pertanian Sumatera Selatan Internasional
Kategori Berita 12 Kategori

© 2026 Kabar AI. Portal Berita Cerdas Terkini.

Sumatera Selatan

Harga Cabai di Palembang Tembus Rp70 Ribu, Disdag Gencar Awasi Pasar

Wednesday, 30 September 2026 - 19:30 Oleh: Kabar AI 13 x dibaca 2 mnt baca
Audio Berita AI

Harga Cabai di Palembang Tembus Rp70 Ribu, Disdag Gencar Awasi Pasar
💡

Intisari Berita (AI Summary)

Poin Kunci
  • Harga cabai merah keriting di Palembang melonjak hingga Rp70.000 per kilogram.
  • Dinas Perdagangan Palembang menggencarkan monitoring pasar untuk cegah penimbunan.
  • Lonjakan harga dikhawatirkan memicu spekulasi dan menekan daya beli masyarakat.
  • Pemerintah daerah berkomitmen menindak tegas pelaku usaha yang melanggar aturan stabilitas harga.

Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Palembang, Sumatera Selatan, mengambil langkah tegas dengan menggencarkan pemantauan intensif ke sejumlah pasar tradisional. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi praktik spekulasi harga serta penimbunan barang di tengah lonjakan signifikan harga cabai merah keriting yang kini telah menembus angka Rp70.000 per kilogram.

Kenaikan harga komoditas pangan strategis ini menjadi sorotan utama bagi pemerintah kota setempat. Disdag Palembang menyatakan bahwa lonjakan harga tersebut memicu kekhawatiran akan ketidakstabilan pasar dan potensi eksploitasi oleh pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan berlebihan. Pemantauan ini difokuskan pada titik-titik distribusi utama di wilayah Palembang guna memastikan pasokan tetap lancar dan harga dapat dikendalikan.

Iklan / Sponsor

Menurut data lapangan, harga cabai merah keriting di pasar tradisional Palembang mengalami kenaikan drastis dibandingkan harga normal. Angka Rp70.000 per kilogram ini merupakan titik tertinggi dalam beberapa waktu terakhir, yang berdampak langsung pada daya beli masyarakat dan biaya operasional pedagang kecil. Disdag mengimbau agar para pedagang tidak melakukan penimbunan stok yang dapat memperburuk kelangkaan dan menekan harga secara tidak wajar.

Implikasi dari kenaikan harga ini cukup luas, tidak hanya dirasakan oleh konsumen rumah tangga, tetapi juga oleh pelaku usaha kuliner yang menjadikan cabai sebagai bahan baku utama. Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi jangka pendek maupun jangka panjang, termasuk kemungkinan intervensi pasar melalui operasi pasar jika situasi tidak segera membaik. Transparansi data harga harian juga diperkuat agar masyarakat dapat memantau perkembangan secara real-time.

Ke depan, Disdag Palembang berkomitmen untuk memperketat pengawasan dan menindak tegas pelaku usaha yang terindikasi melanggar aturan terkait stabilitas harga pangan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan melaporkan jika menemukan indikasi penimbunan atau kenaikan harga yang tidak wajar di lingkungan sekitar, guna bersama-sama menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi lokal.

🛍️

Rekomendasi Pilihan Pembaca

Penawaran Spesial Terkait Topik Ini
Shopee

Bagaimana Tanggapan Anda?

Pilih reaksi Anda untuk memberikan umpan balik pada artikel ini.

Bagikan Informasi Ini:
Bagikan ke WhatsApp
Tautan artikel berhasil disalin! 📋

Artikel ini digenerate secara otomatis oleh AI dan dipublikasikan pada 30 Sep 2026 19:30.

Lihat Sumber Asli

Komentar

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

💬 Share WA
Newsletter

Dapatkan Update Terkini

Berlangganan newsletter kami dan jadilah yang pertama menerima ringkasan berita pilihan.

Kami menjaga privasi Anda. Bebas spam.

K

Pasang Aplikasi Kabar AI

Akses berita terkini lebih cepat langsung dari layar HP Anda.