Pertamina Plaju Salurkan PMT, 58 Warga Banyuasin Terima Bantuan
Intisari Berita (AI Summary)
Poin Kunci- Pertamina Kilang Plaju menyalurkan PMT kepada 55 balita dan 3 ibu hamil di Desa Sungai Rebo, Banyuasin.
- Program ini bertujuan membantu mengatasi masalah stunting melalui intervensi gizi tambahan.
- Distribusi bantuan dilakukan bekerja sama dengan pemerintah desa dan posydes setempat.
- Pertamina berkomitmen melanjutkan program serupa di wilayah lain dengan indikator stunting tinggi.
PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit III Plaju resmi menyalurkan paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada 58 penerima manfaat di Desa Sungai Rebo, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Program sosial ini difokuskan untuk membantu mengatasi masalah stunting dengan menyasar 55 balita dan tiga ibu hamil yang teridentifikasi membutuhkan intervensi gizi tambahan. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasional kilang.
Penyaluran bantuan ini dilaksanakan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan yang berkelanjutan. Tim dari Kilang Plaju bekerja sama dengan pihak desa untuk memastikan distribusi makanan tambahan tepat sasaran. Pemilihan Desa Sungai Rebo didasarkan pada data pemetaan gizi yang menunjukkan kebutuhan mendesak akan nutrisi berkualitas bagi kelompok rentan. Kegiatan ini tidak hanya berupa penyerahan paket, tetapi juga disertai edukasi singkat mengenai pola makan sehat bagi para orang tua dan pengasuh.
Dalam program ini, setiap paket PMT berisi bahan pangan bernilai gizi tinggi yang telah dikurasi sesuai kebutuhan tumbuh kembang anak dan ibu hamil. Fokus utama program adalah meningkatkan asupan protein dan mikronutrien untuk mencegah keterlambatan pertumbuhan. Pihak Pertamina menegaskan bahwa inisiatif ini selaras dengan target nasional pemerintah dalam percepatan penurunan angka stunting di Indonesia. Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan posydes setempat memastikan efektivitas program dapat dipantau secara berkala.
Kepala wilayah operasional Pertamina Patra Niaga menyatakan bahwa investasi pada kesehatan generasi muda merupakan prioritas strategis perusahaan. Mereka berharap bantuan ini dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat Banyuasin. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu mengubah perilaku masyarakat dalam memperhatikan asupan gizi harian keluarga. Pertamina berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi berkala guna mengukur efektivitas program dan memperluas jangkauan apabila diperlukan.
Ke depan, Kilang Plaju berencana untuk melanjutkan program serupa di desa-desa lain di sekitar wilayah Kabupaten Banyuasin yang memiliki indikator stunting tinggi. Masyarakat diimbau untuk aktif melaporkan kondisi gizi balita melalui posydes setempat agar dapat segera mendapatkan penanganan. Sinergi antara sektor swasta dan pemerintah diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan anak Indonesia yang sehat dan cerdas tanpa hambatan gizi.
Rekomendasi Pilihan Pembaca
Penawaran Spesial Terkait Topik Ini(Promo Paket Istimewa Pria Keren Combo Star Pria Terbaru ) 6 In 1/Jam Tangan Pria Keren Beli Jam Tangan,Jam Tangan Pria Gratis Tas Selempang,Topi,Dompet Kulit,Ikat Pinggang Dan Kalung Titanium
Bagaimana Tanggapan Anda?
Pilih reaksi Anda untuk memberikan umpan balik pada artikel ini.
Artikel ini digenerate secara otomatis oleh AI dan dipublikasikan pada 06 Oct 2026 10:30.
Lihat Sumber AsliKomentar
Tinggalkan Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!