Prabowo Resmi Lantik Sarmuji Jadi Menteri Perindustrian
Intisari Berita (AI Summary)
Poin Kunci- Prabowo menunjuk Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian pada 2 Oktober 2026
- Sarmuji fokus pada peningkatan daya saing industri dan teknologi hijau
- Perubahan jabatan diharapkan memperkuat sektor manufaktur dan ekspor Indonesia
Pada Kamis, 2 Oktober 2026, Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, sebagai Menteri Perindustrian di Istana Negara, Jakarta. Pelantikan berlangsung di ruang utama Istana Negara, dihadiri oleh pejabat tinggi, tokoh partai, serta perwakilan industri nasional. Sarmuji menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita yang telah mengemban jabatan tersebut sejak pembentukan kabinet pertama Prabowo.
Keputusan ini merupakan bagian dari strategi kabinet Prabowo untuk memperkuat sektor industri dalam rangka mencapai target pertumbuhan ekonomi 6,5% pada tahun fiskal 2026–2027. Menurut pernyataan Menteri Keuangan, penunjukan Sarmuji bertujuan memanfaatkan latar belakangnya di dunia korporasi dan pengalaman mengelola proyek infrastruktur besar. Sarmuji sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PT. Pupuk Sriwijaya dan memiliki rekam jejak dalam memimpin transformasi digital di sektor pertambangan.
Sarmuji menyatakan bahwa fokus utamanya adalah meningkatkan daya saing industri lokal melalui kebijakan fiskal yang mendukung, pengembangan teknologi hijau, serta mempercepat proses perizinan. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan akademisi untuk menciptakan ekosistem inovasi yang berkelanjutan. Sementara itu, Agus Gumiwang Kartasasmita akan melanjutkan peranannya sebagai Menteri Perhubungan, memastikan kesinambungan kebijakan transportasi nasional.
Perubahan jabatan ini diharapkan membawa dampak positif pada sektor manufaktur, khususnya industri otomotif dan tekstil, yang menjadi pilar utama ekspor Indonesia. Selain itu, Sarmuji berencana memperkuat hubungan dengan mitra dagang utama seperti Jepang, Korea Selatan, dan Uni Eropa melalui perjanjian kerjasama teknologi. Kebijakan ini juga akan mendukung program ‘Made in Indonesia 4.0’ yang menargetkan peningkatan nilai tambah industri domestik.
Sementara itu, partai Golkar mengapresiasi langkah tersebut sebagai sinyal komitmen partai terhadap pembangunan ekonomi berkelanjutan. Prabowo menekankan bahwa penunjukan Sarmuji adalah bagian dari upaya memperkuat kabinet dengan pemimpin yang memiliki kompetensi tinggi dan visi jangka panjang. Dengan demikian, harapan publik adalah terciptanya sinergi yang lebih baik antara pemerintah dan sektor swasta untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Rekomendasi Pilihan Pembaca
Penawaran Spesial Terkait Topik IniMS Termos Stainless Panas & Dingin Vacuum Flask Thermos Tumbler Stainless Steel 300ML 500ML 800ML 1000ML
Bagaimana Tanggapan Anda?
Pilih reaksi Anda untuk memberikan umpan balik pada artikel ini.
Artikel ini digenerate secara otomatis oleh AI dan dipublikasikan pada 02 Oct 2026 04:30.
Lihat Sumber AsliKomentar
Tinggalkan Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!