Pramono Janji Tanpa Penggusuran, Tata Anak Kali Krukut Rampung 2028
Intisari Berita (AI Summary)
Poin Kunci- Gubernur Pramono Anung rencanakan penataan anak Kali Krukut hingga 2028 tanpa penggusuran warga
- Rencana mencakup turap dan MCK dengan estimasi biaya Rp 5 triliun
- Proyek dimulai pada kuartal pertama 2027 dengan koordinasi BPBD dan LSM
- Diharapkan mengurangi banjir dan meningkatkan sanitasi di Jakarta Pusat dan Barat
Gubernur DKI Pramono Anung mengumumkan rencana penataan anak Kali Krukut hingga tahun 2028, termasuk pembangunan turap dan fasilitas MCK, dengan janji tidak melakukan penggusuran warga. Rencana ini bertujuan mengurangi banjir, meningkatkan sanitasi, dan memperbaiki akses transportasi di wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Barat.
Kali Krukut, yang melintasi daerah Jakarta Pusat dan Jakarta Barat, sering mengalami banjir parah terutama pada musim hujan. Kondisi ini menimbulkan dampak negatif bagi penduduk setempat, seperti kerusakan infrastruktur, gangguan kesehatan, dan hilangnya lahan produktif. Pemerintah daerah telah lama menyiapkan berbagai upaya mitigasi, namun belum ada solusi komprehensif yang melibatkan semua pihak.
Rencana penataan ini mencakup pembangunan turap (tanggul) sepanjang anak Kali Krukut serta pemasangan MCK (Mandi Cuci Kamar) di titik-titik strategis. Pembangunan turap direncanakan dimulai pada kuartal pertama tahun 2027, dengan estimasi biaya sekitar Rp 5 triliun. Sementara itu, fasilitas MCK akan dibangun di 12 lokasi utama, menyediakan akses sanitasi bagi lebih dari 20.000 penduduk.
Pramono menegaskan bahwa semua pekerjaan akan dilakukan tanpa mengusir warga. Pemerintah akan bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk memastikan proses relokasi alternatif bagi yang perlu. Selain itu, program ini juga akan melibatkan pelatihan bagi masyarakat tentang perawatan dan pemeliharaan fasilitas.
Dengan rencana ini, DKI Jakarta berharap dapat mengurangi frekuensi banjir, meningkatkan kualitas hidup penduduk, serta menyiapkan infrastruktur yang lebih resilient menjelang tahun 2028. Pemerintah akan memantau kemajuan proyek melalui rapat koordinasi rutin dan laporan publik secara transparan.
Rekomendasi Pilihan Pembaca
Penawaran Spesial Terkait Topik IniGorden Kupu Kupu Kombinasi Mewah Bahan Katun Lembut
Bagaimana Tanggapan Anda?
Pilih reaksi Anda untuk memberikan umpan balik pada artikel ini.
Artikel ini digenerate secara otomatis oleh AI dan dipublikasikan pada 28 Sep 2026 18:30.
Lihat Sumber AsliKomentar
Tinggalkan Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!