Prince Poetiray Akui Keringat Dingin Jelang Tampil di GBK
Intisari Berita (AI Summary)
Poin Kunci- Prince Poetiray mengaku gugup dan mengalami 'keringat dingin' sebelum tampil di SUGBK pada 5 Oktober 2026.
- Penampilan tersebut merupakan bagian dari upacara penutupan final FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta.
- Tampil di stadion nasional dengan ribuan penonton menciptakan tekanan psikologis yang berbeda dari konser biasa.
- Penampilannya mendapat respons positif luas dari publik dan media sosial, memperkuat posisi musisi muda di event internasional.
Penyanyi muda berbakat Prince Poetiray mengungkapkan momen emosionalnya saat tampil di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, pada Senin (5/10) malam. Ia mengaku mengalami kondisi 'keringat dingin' akibat gugup saat menyanyikan lagu pembuka atau penutup dalam rangkaian upacara penutupan final FIFA ASEAN Cup 2026. Perasaan cemas tersebut muncul beberapa menit sebelum ia melangkah ke panggung utama, sebuah sensasi yang jarang ia alami dalam tur konser pribadinya.
Menurut keterangan Prince, tekanan psikologis saat tampil di hadapan puluhan ribu penonton stadion nasional jauh berbeda dengan pertunjukan di venue tertutup. Ia menyebutkan bahwa suasana megah SUGBK yang dipadati suporter sepak bola dari berbagai negara anggota ASEAN menciptakan atmosfer yang sangat intens. "Saya bisa merasakan detak jantung saya berpacu lebih cepat, dan tangan saya sedikit gemetar saat menunggu giliran naik panggung," ujar Prince saat memberikan wawancara singkat pasca-acara.
Penampilan Prince menjadi sorotan utama dalam acara penutupan tersebut karena ia dipilih sebagai salah satu bintang tamu spesial untuk menggambarkan semangat persatuan di Asia Tenggara. Lagu yang ia bawakan dipilih secara khusus untuk membangkitkan rasa bangga dan euforia para penonton yang masih larut dalam antusiasme pertandingan final. Pihak panitia penyelenggara menilai kolaborasi antara musik dan olahraga ini berhasil meningkatkan nilai estetika dari upacara penutupan turnamen yang bergengsi tersebut.
Respons positif langsung membanjiri media sosial setelah cuplikan video penampilannya tersebar luas. Netizen memuji kemampuan Prince dalam mengatasi gugupnya dan tetap memberikan vokal yang stabil serta penghayatan yang mendalam. Banyak warganet yang mengapresiasi keberaniannya menerima tantangan tampil di panggung sebesar SUGBK, yang dikenal sebagai salah satu stadion dengan resonansi suara dan tekanan psikologis tertinggi di Asia Tenggara.
Keberhasilan Prince Poetiray dalam menaklukkan panggung SUGBK ini diharapkan dapat membuka jalan bagi lebih banyak musisi muda Indonesia untuk berkolaborasi dalam event olahraga internasional. Pihak manajemen Prince juga menyatakan bahwa pengalaman ini akan menjadi modal berharga untuk persiapan tur konser dunia berikutnya, membuktikan bahwa bakat lokal Indonesia memiliki kualitas yang mampu bersaing di panggung internasional.
Rekomendasi Pilihan Pembaca
Penawaran Spesial Terkait Topik Initas ransel multifungsi tas ransel Joran pancing end real tas ransel outdoor travel bag
Bagaimana Tanggapan Anda?
Pilih reaksi Anda untuk memberikan umpan balik pada artikel ini.
Artikel ini digenerate secara otomatis oleh AI dan dipublikasikan pada 07 Oct 2026 02:01.
Lihat Sumber AsliKomentar
Tinggalkan Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!